Pelantikan Pimpinan Tinggi Pratama, Dongkrak Kinerja Daerah

August 19, 2026 7:29 pm

DPRD DKI Jakarta menghadiri Pelantikan dan Pengambilan Sumpah dan Janji Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama oleh pemerintah provinsi di balaikota, Jakarta Pusat, Rabu (19/8).

Hadir jajaran legislator yakni Wakil Ketua DPRD DKI Wibi Andrino, Ketua Komisi D Yuke Yurike, Anggota Komisi D Pantas Nainggolan, dan Anggota Komisi B Jupiter.

Pada kesempatan itu, Wibi berharap, penyegaran birokrasi di lingkungan Pemprov DKI mampu mendongkrak kinerja pemerintahan. Terutama di bidang pengelolaan aset daerah.

Menurut Wibi, Pemprov DKI harus mampu mengelola sejumlah aset-aset secara serius. Sehingga mampu menghasilkan nilai tambah yang berdampak pada perekonomian.

“Kita ingin supaya aset-aset kita ini bisa mempunyai value supaya ada perputaran ekonomi di situ,” ujar Wibi.

Sementara itu, Gubernur Pramono Anung menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan tujuh penjabat baru di dalam lingkungan Pemprov DKI. Harapannya, menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan amanah.

“Mudah-mudahan saudara-saudara bisa menjalankan dengan penuh rasa tanggung jawab, penuh amanah, dan membawa perbaikan bagi organisasi yang ada di Jakarta,” tutur Pramono.

Tujuan utama rotasi jabatan, kata Pramono, membentuk tim kerja yang produktif dan efisien. Menambah performa dalam kinerja di pemerintahan.

“Semakin bisa mengikuti irama permainan,” kata Pramono.

Gubernur juga mengimbau seluruh jajaran pejabat di lingkungan Pemprov DKI meninggalkan pola kerja konvensional. Inovasi serta kerja tim yang progresif sangat penting. Apalagi, menghadapi tekanan global yang semakin dinamis.

“Kalau kita ingin speed up jalannya pemerintahan dan membuatnya makin efisien, maka cara bekerja kita juga harus out of the box, tidak biasa,” tambah Pramono.

Berdasarkan Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 755 Tahun 2026, mengangkat tujuh penjabat tinggi pratama. Yakni, Abdul Khalit sebagai kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Muhammad Abbas sebagai kepala Badan Pengelola Aset Daerah, Emma Sani sebagai kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual Setda DKI Jakarta.

Kemudian, Fajar Eko Satrio sebagai kepala Biro Pemerintahan Setda, Muhammad Herry Syahrialto sebagai kepala Biro Perekonomian dan Keuangan Setda, Indra Patrianto sebagai wakil kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Faisal Syarifuddin sebagai asisten Deputi Gubernur Bidang Pengendalian Permukiman. (apn/df)