Program Siaga Atasi Banjir

February 26, 2025 11:52 am

Upaya mengatasi persoalan banjir masih menjadi program prioritas Pemprov DKI Jakarta. Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Ali Lubis mendukung penuh Program Siap Jaga (Siaga) Jakarta, seperti pengerukan kali dan waduk.

Menurut dia, pembenahan Jakarta memerlukan gerak cepat Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno.

Ali menegaskan, mendukung penuh setiap upaya serius Pemprov DKI Jakarta dalam mengatasi atau menangani banjir.

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Ali Lubis. (dok.DDJP)

Dalam implementasi program tersebut, sambung Ali, tak terlepas dari relokasi hunian warga yang berada di bantaran kali. Relokasi ke rumah susun (Rusun) menjadi solusi.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta perlu menyosialisasikan kepada warga dengan pendekatan yang baik.

“Agar masyarakat memahami upaya pemerintah dalam menyelesaikan masalah banjir, serta meningkatkan kesejahteraan mereka,” kata Ali.

Seiring dengan relokasi, politisi Partai Gerindra itu meminya Pemprov DKI Jakarta memastikan ketersediaan Rusun yang layak.

Selain itu, Pemprov memberikan pelatihan kepada warga yang terkena relokasi. “Supaya mereka bisa tetap mendapatkan penghasilan ketika tinggal di Rusun,” ungkap Ali.

Ia berpendapat, peraturan mengenai tata ruang dan bangunan di bantaran kali harus ditegakkan. Sehingga tidak terjadi okupasi warga. Sebab, bantaran kali tidak sesuai peruntukan rumah tinggal.

“Jangan sampai ada pembiaran yang dilakukan oleh oknum di bawah,” tegas Ali.

Pada Minggu (23/2), Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno memimpin Apel Siaga Jakarta di Waduk Pluit, Jakarta Utara.

Kegiatan itu ditandai dengan pengerukan saluran makro dan mikro hingga waduk secara serentak. Target, rampung pada Agustus 2025. (red)