Pansus Air Minum DPRD akan Dalami Kualitas Layanan Bagi Warga

July 26, 2022 6:26 pm

Panitia Khusus (Pansus) Air Minum DPRD Provinsi DKI Jakarta menyatakan akan menggali berbagai persoalan distribusi air yang dialami warga.

Ketua Pansus Pengelolaan Air Minum DPRD DKI Jakarta Pandapotan Sinaga menyatakan kesiapannya untuk memperbaiki kualitas pelayanan air minum kepada warga yang selama ini kerap bermasalah, termasuk dari dua perusahaan mitra kerja Perumda Air Minum (PAM) Jaya.

“Ujung persoalan yang kita dalami bagaimana meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. Nah itulah ujung akhirnya. Kita harus tampung semua,” ujarnya di DPRD Provinsi DKI Jakarta, Selasa (26/7).

Pada kesempatan yang sama Anggota Pansus Pengelolaan Air Minum DPRD Provinsi DKI Jakarta Manuara Siahaan menilai, terbentuknya Pansus ini adalah sebuah langkah strategis untuk memberi dampak yang positif kepada masyarakat. Dukungan yang akan diberikan kepada PAM Jaya yakni secara administratif, teknis dan kompetensi.

“Sehingga PDAM ini nanti menjadi mantap untuk mengambil alih dua mitra (Palyja dan Aetra) kerja yang selama ini sudah dijalin, dan ketika mengambil alih dia harus running, jangan sampe terseok seok,” ungkapnya

Sementara itu Direktur Utama PAM Jaya Arif Nasrudin mengatakan akan memetakan Ruang Lingkup dan sasaran Due Diligence bersama dua mitra kerjanya yakni Palyja dan Aetra. Dalam ruang lingkup akan melakukan peninjauan fase uji identitas, pelaksanaan valuasi dan pendampingan masa transisi.

Due Diligence yang dimaksud yakni menguji dokumen uji tuntas peralihan pengolahan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), rekomendasi transfer aset, draf kesepakatan masa transisi, dokumen inventarisasi daftar aset eksisting dan baru kedua mitra, hasil valuasi akhir dari aset baru kedua mitra.

“Kami berharap pansus ini sesuai arahan dari pimpinan bahwasanya bisa melakukan pendampingan Due Diligence bersama kami. Jadi kami membutuhkan pendampingan bapak ibu semua. Terutama ada yang akan diutamakan yaitu transisi dan perencanaan 2030 pelayannan 100 persen,” tandas Arif. (DDJP/apn)